Speaker ACR 8 Inchi Suara Jernih Untuk Sound Mesjid.

Memasang instalasi speaker di mesjid ternyata susah susah gampang. Betapa tidak karena terlalu banyak hal yang bisa memengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.
Apalagi kalau memasang speaker didalam ruangan mesjid, suara yang bergema, artikulasi imam yang tidak jelas, yang dakwah suara keras tapi tidak terbaca dan lain sebagainya.

Penambahan efek echo di system speaker mesjid bahkan lebih memperburuk kualitas suara yang terdengar akibat gema ruang didalam mesjid tersebut.

Read More

Nah dalam hal ini pemasangan speaker dalam ruangan haruslah tepat, kalau tidak maka suara akan ngawur tidak jelas artikulasi katanya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan memasang speaker di mesjid.

Khusus untuk speaker luar / membran.

  1. Pemasangan speaker membran kalau ditempatkan di atas menara mesjid corong nya harus sedikit di kebawahkan sekitar 5 derajat.
  2. Kalau memasang lebih dari satu harap kabel yang digunakan harus layak dengan diameter yang lumayan.
  3. Perhatikan impedansi nya,kalau speaker dipasang parallel maka model yang digunakan harus sama dan tentu kabel instalasi harus standar dan bagus.

Beberapa referensi /contoh kalau kita memasang sound mesjid khusus untuk speaker luar antara lain :

Satu Amplifier merk TOA  ZA 2030 ( output power 30 watt ) dipasangkan dengan satu buah speaker TOA ZA 5025BM ( 25 watt).
Suara yang dihasilkan lumayan terdengar jelas untuk ruang lingkungan warga yang tidak terlalu luas.
Dengan suara 30 watt maka suara adzan akan lumayan lantang dan terdengar jelas.

Satu Amplifier Merk Toa ZA 2060 ( output power 60 watt ) dipasangkan dengan satu buah speaker TOA ZA 652T/MD ( 50 watt).
Suara yang dihasilkan jauh lebih luas dan untuk lingkungan masjid yang cukup luas.
Untuk pemakaian secara umum di masjid model speaker dengan 4 buah speaker corong Toa ZH-652MD bisa menggunakan amplifier TOA ZA-2240 ( 240 Watt) maka suara ZH-652MD akan sangat optimal. Sistem High Impedance bisa pilih daya yang diinginkan (maksimal 50 Watt) sudah sangat keras,ini biasa nya diperuntukan untuk masjid masjid besar seperti masjid Agung.

Khusus untuk speaker dalam ruangan mesjid / coloum.

  1. Pemasangan harus memperhatikan luasnya ruangan. Lebih besar ruangan maka dikira kira 4 meter persegi harus ada speaker,contoh nya kalau ruangan mesjid 25×25 meter maka idealnya speaker menggunakan 16 buah. Ini dimaksudkan agar efek gema karena ruangan akan diminimalisir serta suara yang dihasilkan akan rata dan artikulasi imam akan lebih jelas. Cukup dengan volume kecil namun suara akan merata keseluruh jamaah baik didepan belakang dan tengah masjid.
  2. Apabila menggunakan speaker pabrikan Toa maka rekomendasi menggunakan speaker dinding/wall   ZS 1030 beberapa buah sesuai dengan luasnya ruangan.
  3. Jangan memasang tepat disudut ruangan.
  4. Amplifier harus dipasang mewakili satu amplifier maksimal 4 speaker,contohnya menggunakan amplifier TOA ZA 2030 ( 30 watt ) sebanyak 4 buah amplifier untuk speaker ZS 1030 sebanyak 16 buah speaker.
  5. Perhatikan impedansi nya karena speaker ZS 1030 mengunakan trafo matching begitu juga amplifier ZA 2030 diterminal speakernya ada opsi instalasi.

Alternatif lain selain memasang speaker buatan pabrikan Toa adalah menggunakan amplifier rakitan untuk sound masjid,contohnya  dengan luas masjid 25mx25m :

  1. 4 buah amplifier rakitan minimal OCL 150 watt.
  2. 16 buah speaker minimal ACR Full Range 8 inchi dengan model C-810-DFH ( 100 watt).
  3. Satu amplifier bias dipasang untuk 4 speaker ACR 8 inchi tersebut.
  4. Kabel harus menggunakan kabel besar dan berkualitas bagus.

Baca juga artikel lain : Cara agar speaker TOA tidak gampang jebol disini

Catatan tambahan :

  1. Apabila akan memasang bersamaan untuk speaker luar dan juga sekaligus speaker dalam ruangan dan dipakai bersama sama,maka direkomendasikan menggunakan audio mixer seperti Behringer minimal 4 channel.
  2. Kegunaan mixer ini adalah mengatur output suara agar suara keluar lebih keras,namun kalau didalam ruangan disesuaikan.
  3. Selain itu juga kegunaan mixer ini adalah mengontrol mikrofon yang terkadang berbeda jenis agar suara yang dihasilkan sama kualitasnya,contohnya mikropon headset untuk imam masjid menggunakan mikrofon condenser yang tentunya suaranya akan cengeng dibandingkan mikrofon yang besar.
  4. Maka dengan adanya mixer audio Behringer tersebut kita bias meratakan dan mengatur suara mikrofon agar lebih terdengar jelas.
  5. Selain itu tiap mikrofon akan berbeda pengaturan efeknya,apabila kita menggunakan echo.
  6. Efek echo yang direkomendasikan menggunakan echo Alesis.

Oh iya nanti dilanjut lagi ya karena sudah malam,tangan ini pegel pegel gan…hehe.|